Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang menggelar Lomba Bertutur bagi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Serang. Kegiatan yang diikuti oleh 29 peserta ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan budaya baca di kalangan anak-anak melalui metode bercerita.
Serang, 29 April 2026 – Aula TB. Suwandi menjadi saksi semaraknya kegiatan Lomba Bertutur, peserta lomba saling menampilkan kemampuan bertutur cerita dengan penuh semangat dan kreativitas.
Setelah melalui penilaian ketat dari tiga dewan juri yang kompeten, para pemenang pun diumumkan. Berikut daftar pemenangnya:
Juara 1: SD Inpres Sukamaju, Kecamatan Cikeusal, Juara 2: SDIT Bina Insani, Kecamatan Waringin Kurung, Juara 3: SDN Mendaya 1, Kecamatan Carenang, Harapan 1: SDN Pasir, Kecamatan Mancak, Harapan 2: SDN Bojonegara 1, Kecamatan Bojonegara, Harapan 3: SDN Padarincang 1, Kecamatan Padarincang

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan, Entin Hartini, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna dan tujuan yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak-anak. “Tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan minat baca dan budaya literasi di kalangan anak-anak, serta meningkatkan rasa cinta terhadap budaya bangsa melalui karya sastra. Lomba ini juga diharapkan dapat mengangkat dan mempopulerkan kembali buku-buku cerita bernuansa budaya lokal yang sarat akan nilai-nilai kehidupan yang baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Entin menambahkan, lomba ini juga bertujuan membangun karakter bangsa. Hal itu diwujudkan melalui penyampaian cerita kepahlawanan maupun kisah legenda daerah, agar anak-anak memahami makna yang terkandung dalam karya budaya. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit unggul yang menjadi teladan dalam budaya gemar membaca. “Dalam pelaksanaan lomba ini, kami telah menunjuk tiga orang dewan juri yang kompeten untuk melakukan penilaian agar hasilnya adil dan objektif,” pungkasnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para guru, orang tua, maupun warga sekitar. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan secara rutin guna mendukung kemajuan literasi dan pelestarian budaya di kalangan generasi muda. (FB)


