Senin, Agustus 3, 2026
Google search engine
BerandaUncategorizedDinkes Kabupaten Serang Gencarkan Edukasi dan Skrining, Penularan HIV Masih Didominasi Hubungan...

Dinkes Kabupaten Serang Gencarkan Edukasi dan Skrining, Penularan HIV Masih Didominasi Hubungan Seksual Berisiko

SERANG – Pemerintah Kabupaten Serang terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, berbagai program sosialisasi, edukasi, skrining, hingga pendampingan kepada orang dengan HIV (ODHIV) terus digencarkan bersama lintas sektor.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Serang, Istianah Hariyanti, mengatakan, penularan HIV di Kabupaten Serang hingga kini masih didominasi melalui hubungan seksual berisiko.

“Penularan terbesar memang melalui hubungan seksual, terutama hubungan seksual berisiko. Karena kita sudah mengetahui cara-cara penularannya, maka upaya pencegahannya pun harus disesuaikan dengan jalur penularannya tersebut,” katanya.

Selain melalui hubungan seksual berisiko, kata Istianah, HIV juga dapat ditularkan melalui darah, termasuk penggunaan jarum suntik secara bergantian, serta dari ibu yang terinfeksi kepada bayinya saat masa kehamilan melalui plasenta, ketika proses persalinan, maupun melalui air susu ibu (ASI).

Ia menegaskan, hingga saat ini HIV/AIDS memang belum dapat disembuhkan. Namun, penderita tetap dapat menjalani kehidupan yang sehat melalui terapi antiretroviral (ARV) yang tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan.

“Obat yang ada saat ini belum dapat menghilangkan virus sepenuhnya dari tubuh, tetapi mampu menekan jumlah virus hingga mencapai kondisi undetectable atau tersupresi. Dengan terapi yang rutin, kualitas hidup penderita tetap baik dan risiko penularan juga dapat ditekan,” ujarnya.

Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan sesuai dengan faktor risiko penularan. Masyarakat diimbau menghindari hubungan seksual berisiko, setia kepada satu pasangan, serta menggunakan kondom sebagai salah satu bentuk perlindungan untuk mencegah penularan HIV.

Tak hanya itu, Dinkes Kabupaten Serang juga mengingatkan masyarakat agar menjauhi penyalahgunaan narkotika, khususnya narkoba suntik yang berisiko menularkan HIV melalui penggunaan jarum suntik secara bergantian.

“Kami terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar mereka memahami cara penularan sekaligus langkah-langkah pencegahannya. Semakin banyak masyarakat yang mengetahui informasi yang benar, semakin besar pula peluang kita menekan penularan HIV,” tuturnya.

Istianah menambahkan, seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Serang dalam mendukung target Three Zero, yakni nol infeksi baru HIV, nol kematian akibat AIDS, serta nol stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS.

“Target kami bukan hanya menurunkan angka kasus baru, tetapi juga memastikan tidak ada stigma maupun diskriminasi terhadap para penderita. Mereka harus mendapatkan akses pengobatan dan dukungan agar tetap dapat menjalani kehidupan secara produktif,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments